Padang Panjang Tampilkan Atraksi Silat Pada TDS

silatPemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat akan menampilkan atraksi silat pada event internasional balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2015.

"Penampilan atraksi silat itu akan bisa memperkenalkan seni bela diri dari Minangkabau ke dunia inetrnasional," kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Padang Panjang Medi Rosdian di Padang Panjang, Kamis.

Dia mengatakan, atraksi silat yang akan ambil bagian pada event internsional itu menunjukan begitu besar kekayaan Minangkabau di dunia seni bela diri.

"Silat merupakan sebuah gerakan seni bela diri yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia termasuk Minangkabau, sehingga dengan adanya penampilan seni bela diri silat di ajang balap sepeda TdS itu merupakan sebuah nilai tambah bagi Indonesia termasuk Sumbar," katanya.

 

Seni beladiri silat yang dimainkan oleh 20 orang itu akan ditampilkan pada pelepasan para pebalap di lokasi start. "Sebelum start, para pebalap terlebih dahulu bisa menikmati sejumlah rangkaian kegiatan pembukaan termasuk penampilan silat," katanya.

Selain seni bela diri silat, Padang Panjang juga akan menampilkan berbagai kesenian Minangkabau pada acara penyambutan para pebalap dan official.

"Tidak itu saja para tamu akan dimanjakan dengan berbagai penampilan kesenian Minang dan menikmati kuliner yang sudah terkenal ke manca negara," katanya.

Padang Panjang akan menjadi salah satu tuan rumah lokasi start etape IX pada event internasional balap sepeda tahun ini dengan lokasi finish Kota Padang yang akan melintasi sejumlah kabupaten di Sumbar dengan jarak tempuh sejauh 110 kilometer.

Menurut dia, TdS itu sangat positif diselenggarakan setiap tahunnya, karena melalui ajang itu banyak manfaat yang diperoleh, di samping akan menggenjot perekonomian masyarakat juga sebagai sarana untuk mempromosikan pariwisata Padang Panjang kepada masyarakat Internasional.

"Karena event ini juga diliput oleh berbagai media cetak dan elektronik dalam dan luar negeri, kami juga berharap pebalap bisa mempromosikan Padang Panjang di tempat asal mereka masing-masing," katanya.

Sebelumnya 2014, Padang Panjang menjadi salah satu tuan rumah penyelenggara TdS sebagai lokasi star etape VI yang finishnya di Kota Solok dengan jarak tempuh sejauh 135 kilometer.

Masyarakat Padang Panjang Kamarudin memberikan apresiasi kepada Pemkot setempat yang sudah mengagendakan penampilan kesenian minang pada ajang balap sepeda TdS 2015.

"Ini merupakan kesempatan bagi masyarakat dalam menunjukan kekayaan budaya Minangkabau," katanya.

sumber: antarasumbar.com