Padang Panjang Jajal Jajanan Tradisional pada TDS

Ilustrasi: jajanan/gorenganPemerintah Kota Padang Panjang menjajal jajanan tradisonal yang berasal dari daerah itu pada event internasional balap sepeda Tour de Singkarak 2015.

"Kami akan memperkenalkan jajanan tradisional pada pebalap dan ofisial di dekat lokasi start TdS tahun ini," kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Padang Panjang Ampera Salim di Padang Panjang, Rabu.

Dia mengatakan, dengan memperkenalkan jajanan tradisional Padang Panjang pada pebalap dan ofisial TdS itu akan bisa menambah nilai tambah bagi pelaku usaha yang menekuni usaha tersebut.

"Pelaku usaha itu akan membuat jenis jajanan tradisonal itu di dekat lokasi start, sehingga para pebalap danofisialserta pengunjung bisa langsung menikmati jajanan tradisional tersebut," ujarnya.

 

Ia mengatakan jajanan yang akan dihidangkan oleh pelaku usaha tersebut seperti, onde-onde (penganan dari tepung yang berisi gula merah dan ditaburi kelapa parut), sate, sarabi, paragede jagung, pisang kepit dan lainnya.
Selain jajanan, Padang Panjang juga akan menjamu para pebalap danofisialTdS dengan berbagai kuliner khas Minangkabau seperti rendang dan lainnya.

"Acara penyambutan akan dilaksanakan di kompleks Pusat Dokumentasi, Informasi dan Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) Silaing Bawah," ujarnya.

Padang Panjang akan menjadi salah satu tuan rumah lokasi start etape IX pada event internasional balap sepeda tahun ini dengan lokasi finish Kota Padang yang akan melintasi sejumlah kabupaten di Sumbar dengan jarak tempuh sejauh 110 kilometer.

sumber: antarasumbar.com